var addthis_config = {"data_track_addressbar":true};

toneng.blogspot.com

Minggu, 11 November 2012

AJI Langsa Gelar Workshop Etika Jurnalis

Kota Langsa | Sejumlah wartawan dari media cetak dan elektronik mengikuti Workshop Etika Jurnalis yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen Langsa dan didukung oleh PT.Minamas Plantation Grup pada 10-11 November 2012.

Dengan adanya workshop atau pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan etika dan profesionalisme jurnalis dalam melaksanakan kegiatan jurnalistiknya.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Langsa Ivo Lestari mengatakan, training tersebut untuk meningkatkan kapasitas serta penguatan etika dan profesionalisme jurnalis. Sehingga wartawan betul-betul memperhatikan persyaratan penyajian karya jurnalistiknya, serta bagaimana pers itu dilaksanakan agar dapat memenuhi fungsinya dengan baik.

Workshop tersebut menghadirkan nara sumber seorang wartawan BBC London yang juga anggota AJI Sumatera Utara, Maskur Abdullah. Beliau menyempatkan diri menghadiri kegiatan tersebut berbagi pengalaman dan memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi jurnalis, terutama Pers yang beretika, membangun karakter dan dalam tim.


Selain itu, hadir nara sumber lain Ayi Jufridar koordinator AJI wilayah Sumatera Utara serta Advokat hukum  ikut mengisi materi training yang digelar selama dua hari tersebut.

Kamis, 08 November 2012

Kisruh Penempatan Pejabat

Drs. H. Nabani, MBA, MM

Kota Langsa | Penempatan Kepala Dinas Pendidikan Kota Langsa kian hangat dibicarakan akhir-akhir ini. Seperti dilansir sejumlah media, Kepala Dinas Pendidikan Kota Langsa H. Jauhari Amin, SH, MH dilantik dari non Pegawai Negeri Sipil (PNS).

H. Jauhari Amin, SH, MH disebutkan sudah mengundurkan diri dari PNS sejak 2004 lalu saat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Isu tersebut mendapat tanggapan dari sejumlah kalangan. Salah seorang Tokoh Masyarakat Drs. H. Nabani, MBA, MM mengatakn (7/11), kalau dipandang dari segi hukum tentang pengangkatan saudara H. Jauhari Amin, SH, MH sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Langsa menyalahi aturan.

Bila benar pengangkatan Kepala Dinas Pendidikan dari non PNS, tentunya sudah menyalahi aturan dan melanggar undang-undang. Namun sekarang siapa yang merasa dirugikan atas pengangkatan saudara Jauhari tersebut? Kalau Walikota merasa dirugikan, Walikota bisa mencopotnya segera, dan apabila ada pihak lain yang merasa dirugikan dari segi administrasi silahkan tuntut melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)”.

Dan kalau dalam kasus ini ada unsur penipuan penipuan katanya, silahkan tuntut melalui pengadilan pidana dan apabila vonis itu benar, maka saudara Jauhari harus mengembalikan uang negara atas gajinya sejak 2004 saat diberhentikan sebagai PNS dsampai sekarang. Tukas Nabani.

Sabtu, 03 November 2012

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon di Jalan


Kota Langsa | Jalan hancur dan berlubang, warga Desa Paya Bili II Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur menanam pohon di tengah jalan.

Aksi warga tersebut sebagai bentuk kekesalan warga terhadap PTPN-1 yang tidak perduli dengan kondisi jalan tersebut. Padahal kerusakan jalan itu disebabkan Truck pengangkut buah kelapa sawit milik PTPN-1 yang setiap harinya melintasi jalan tersebut.

Sekretaris desa setempat Gusniar mengatakan (3/11), kerusakan jalan terjadi di empat titik hingga mencapai panjang 50 meter dan menyulitkan warga yang melintasinya.

“Jalan itu rusak sudah lama, mulai terakhir di aspal tahun 2010 lalu sampai sekarang, rusak karena setiap hari dilintasi truck pengangkut buah kelapa sawit milik PTPN-1”

Bagian Humas PTPN-1 Adi Yusfan yang dihubungi via selulernya mengatakan (3/11), pihaknya belum menerima laporan tesebut, menurutnya tidak ada kerusakan jalan disana.

“Saya tidak ada terima laporan itu, saya terima informasi mobil truck juga dapat melintasinya”.

Kamis, 01 November 2012

Korban Puting Beliung Terima Bantuan


Kota Langsa | Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE menyerahkan secara simbolis bantuan material kepada 25 Kepala Keluarga (KK) korban bencana puting beliung  yang terjadi pertengahan Mei lalu.

Dalam laporannya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Langsa Al Azmi, SSTP. MAP mengatakan, telah menyalurkan bantuan tanggap darurat saat pertama bencana. 

Puting beliung yang  melanda sejumlah desa di Kota Langsa tersebut telah merusak sarana dan prasarana seperti masjid dan Tempat Pengajian Alquran (TPA)  serta puluhan rumah warga.

Sementara itu dalam arahannya, Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE mengingatkan agar masyarakat menjaga lingkungan, tidak menebang pohon ataupun membuang sampah tidak pada tempatnya. Karena menurutnya, ada bencana yang datangnya akibat perbuatan manusia dengan merusak lingkungan yang menyebabkan banjir maupun tanah longsor.

Selain itu tambahnya, sebagai daerah Syari’at Islam dengan mayoritas masyarakat islam pola hidup masyarakat sudah sangat jauh dari norma ajaran islam, mencampur adukkan ibadah dengan maksiat. Tgk.Usman Abdullah mencontohkan acara syukuran baik sunat rasul, pernikahan ataupun turun tanah harus diiringi dengan “Keyboard”.

Menurutnya hal ini juga menjadi suatu penyebab bencana atas kemurkaan ALLAh SWT kepada umat islam yang berprilaku hidup seperti orang kafir. Jerlas Tgk. Usman Abdullah sambari mengingatkan kembali peristiwa bencana Tsunami yang melanda Aceh akhir 2005 lalu.