var addthis_config = {"data_track_addressbar":true};

toneng.blogspot.com

Rabu, 05 Desember 2012

BAPPEDA ACEH TIMUR DAN UNICEF GELAR SOSIALISASI RBM


Aceh Timur | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Timur bekerjasama dengan Unicef, Selasa (4/12) menggelar kegiatan Sosialisasi Metode Result Based Management (RBM) untuk perencanaan, monitoring dan evaluasi program  yang diikuti pejabat/PNS   dari seluruh SKPK dalam kabupaten Aceh Timur yang dipusatkan di Hotel Khalifah Idi Rayeuk.

Hadir sebagai pemateri diantaranya perwakilan Bappeda provinsi Aceh Zulkifli, Unicef ,Vivin serta dari Bappeda Aceh Timur Salman Darajat SP MM.

Kepala Bappeda Aceh Timur Ir Husni Thamrin MM diwakili Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi ,Muhammad Oriza dalam sambutan pembukaan mengatakan sosialisasi ini dirasakan sangat penting karena dengan metode RBM ini sebuah pendekatan yang bertujuan mencapai perubahan perubahan penting dalam operasional organisasi, dengan meningkatkan kinerja dengan hasil sebagai pusat orientasi  dan RBM juga pendekatan yang menekankan hasil-hasil pembangunan dalam perencanaan implementasi, pembelajaran dan pelaporan.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari sejak 4 Desember hingga 6 Desember 2012.

DIKUKUHKAN ,PENGURUS MESJID AGUNG DARUSSALIHIN IDI ACEH TIMUR


Aceh Timur | Bupati Aceh Timur Hasballah Bin M Thaib, Rabu(5/12) mengukuhkan Kepengurusan Mesjid Agung Darussalihin Idi periode 2012-2016 yang dipusatkan di Mesjid kebanggaan masyarakat Aceh Timur itu. 

Hadir dalam pengukuhan ini diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur, Syaifannur SH MM, Asisten II M Ikhsan Ahyat, SSTP. MAP dan Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Kepala Bagian Setdakab, Camat, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU),Baitul Mal, Himpunan Ulama Dayah (HUDA), Majelis Ulama Nanggro Aceh (MUNA) dan undangan lainnya.

Dalam amanatnya, bupati mengajak seluruh umat muslim dan masyarakat Aceh Timur untuk sama sama memakmurkan mesjid di daerah ini dan mari bersama-sama kita giatkan pengajian-pengajian di desa dan gampong-gampong untuk memberikan ilmu pengetahuan agama islam bagi masyarakat daerah ini serta generasi muda dan juga dengan pengajian-pengajian ini diharapkan sebagai upaya kita pemerintah dan umat islam dalam mencegah dan menangkal masuknya ajaran atau aliran aliran sesat yang memang saat ini marak di berbagai daerah di tanah air.

“Pendidikan agama di keluarga dan juga pengajian pengajian di gampong-gampong diharapkan menjadi benteng kokoh dalam memerangi ajaran ajaran sesat ini,”harap Bupati.

Mari kita bersama sama dengan pemerintah memajukan Aceh Timur dan tegaknya syariat islam di wilayah ini. Bupati juga berpesan agar pengurus dan pengelolaan mesjid ini dapat berjalan dengan baik sehingga nantinya dapat diwujudkan mesjid yang memiliki manejemen yang baik, bersih, nyaman untuk beribadah.

Kepada pengurus lama, juga diucapkan terimakasih atas kinerja dan pengabdiannya selama ini. Dalam pengukuhan pengurus Mesjid Agung Darussalihin ini, Bupati Hasballah M Thaib duduk sebagai Ketua Umum.

Menyambut Bulan Muharram 1434 H Abuya Djamaluddin Waly Pimpin Zikir Dan Doa Bersama


Aceh Timur | Dalam rangka menyambut bulan Muharram 143H, tokoh ulama dalam Kabupaten Aceh Timur berkumpul bersama untuk melakukan Dzikir dan Do’a bersama.

 “Walau saat ini kita telah memasuki Bulan Muharam 1434H namun tidak ada salahnya kita melakukan kegiatan ini demi kebaikan kita bersama,” ucap Abuya Tgk H. Djamaluddin Wali, salah seorang tokoh ulama kharismatik  Aceh yang khusus datang dari Banda Aceh untuk menghadiri kegiatan di maksud bertempat di Dayah Nurul Hayat Gampong/Desa Bantayan, Kecamatan Idi Rayeuk KabupatenAceh Timur, Selasa malam (4/12).

Sebelum acara zikir dan doa bersama serta tausiah yang disampaikan oleh Abuya Djamaluddin Waly, Dzikir dan do’a bersama ini diikuti sekitar 1000 orang peserta zikir yang datang baik dari Kecamatan Idi Rayeuk maupun dari Kecamatan sekitar dalam Kabupaten Aceh Timur.

Ketua MPU Aceh Timur, Tgk H, Bukhari yang akrab disapa Ayah Leuge dalam kata sambutanya mengatakan, bahwa abelakangan islam sering dipojokan oleh orang-orang yang tidak senang dengan bersatunya umat islam.

“Akhir-akhir ini islam semakin dipojokan serta dipecah belahkan oleh kelompok-kelompok yang tidak mengingikan islam bersatu. Untuk itu, dirinya berharap kepada teungku-teungku dan para ulama yang berada di Aceh Timur agar bersatu padu untuk mempertahankan islam agar tidak terpecah belahkan,“ pinta Ayah Leuge.

Sementara itu Tgk H, Muhammad Ali yang akrab disapa Abu Paya Pasi (pimpinan dayah Bustanul Huda), dalam sambutannya mengatakan, meminta kepada umat islam untuk selalu melaksanakan kenduri maulid yang semeriah mungkin.

“Dengan adanya kenduri Maulid tersebut, maka selalu terjalin silahturrahmi sehingga dengan adanya silahturrahmi maka kita umat islam akan selalu bersatu, hingga tidak mudah terpecah belah,“ ujar Abu Paya Pasi, seraya menghimbau kepada semua santri-santri yang berada di Aceh Timur untuk bersatu.

Sementara itu,  Pimpinan Pesantren Asaasunnajaah (Al-Waliyyah) Abuya Tgk H. Djamaluddin Waly, dalam Tausiahnya mengatakan, mengajak semua umat muslim khususnya masyarkat Aceh Timur untuk membekali diri dari pengaruh ajaran yang dapat menyesatkan diri atau orang lain dengan ucapan kita, ini semua demi untuk menjaga diri dari pengaruh orang-orang  penghacur agama Islam. Setelah  melakukan tausiah Abuya Tgk. Djamaluddin Waly, memimpin dzikir dan do’a bersama agar umat islam diberi keselamatan dan dijauhkan dari segala bala.

Do’a dan Dzikir bersama ini dihadiri, Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin M. Thaib, Tgk H. Muhammad Ali atau yang lebih dikenal Abu Paya Pasi (Pimpinan Dayah Bustanul Huda), Tgk H, Bukhari atau yang sering disapa Ayah Leuge (Ketua MPU) Aceh Timur, Abu Wahab Keude Dua, Tgk H. M, Iqbal Hanafian, Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur dan juga pimpinan dayah Babul Khairi, Kecamatan Julok, Zulkhaidir, Camat Idi Rayeuk Sulaiman, S.Ag, Camat Idi Tunong dan sejumlah tokoh ulama serta tokok masyarakat setempat, sementara Acara dan doa bersama tersebut berakhir sekitar pukul 00:00 Wib. (ariel)

PT.KAI Diminta Terbitkan Kontrak Sewa Tanah


Kota Langsa | CV. AL IZZA WAYLA selaku penyewa tanah di Jalan Rel Kereta Api Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota meminta kepada pihak PT.KAI untuk menyelesaikan permasalahan sewa tanah di Jalan Rel Kereta Api tersebut.

Direktur CV.AL IZZA WAYLA Agustam Effendi mengatakan kepada wartawan(1/12), kiranya Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan dan Meneg BUMN harus mengetahui permasalahan ini.

Agustam menambahkan, pada dasarnya sewaktu GM PT.KAI Provinsi Aceh masih dijabat oleh (Alm) Aripinus, saat itu dirinya akan menerbitkan kontrak tersebut. Tetapi hingga dilakukan pergantian GM.PT.KAI yang baru yang dijabat oleh Syafrudiansyah belum juga terselesaikan, seharusnya GM.PT.KAI yang baru meneruskan kebijakan yang telah diambil pejabat lama.

“Jadi kita sangat merasa kecewa atas sikap yang diambil pimpinan yang baru ini. Adapun luas pemakaian sewa tanah tersebut seluas tiga meter kali seratus meter, dengan luas keseluruhannya mencapai tiga ratus meter. Dan menyangkut masalah ini pihak PT.KAI General Manager Pengusahaan Aset sudah menyetujui dan membenarkan tanah ini telah disewakan kepada saya sesuai surat nomor : 45/ASET ACEH/VII/KA-2012 yang ditandatangani langsung oleh Supardi, SH.M. Hum. Selaku penyewa tanah saya sangat kecewa mengapa yang bersangkutan belum juga menyelesaikan persoalan tersebut, bahkan yang bersangkutan sudah dimutasi keluar Aceh,”. Tukas Agustam Effendi.

Agustam Effendi menambahkan, Muspika Kota Langsa telah mengeluarkan rekomendasi tertanggal 22 Mai 2012 dengan nomor surat 01/MUSPIKA/2012 guna menindaklanjuti surat rekomendasi dari PT.KAI  dengan nomor surat 23/ASET 14 ACEH /KA-2012 tentang pemakaian tanah milik PT.KAI yang berada di Gampong Teungoh Langsa Kota.

Lebih lanjut Gustam mengatakan, bahwa GM PT.KAI yang baru bersama SPI dan Tim khusus dari Bandung telah melakukan pertemuan dengan masyarakat penyewa tanah di Kota Langsa  pada November 2012 di kantor PT.KAI Langsa. Menurut Agustam, petugas SPI dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.